MKTR memandang petani mandiri sebagai mitra strategis dalam membangun rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan. Pada tahun 2025, sekitar 38% pasokan Tandan Buah Segar (TBS) Perseroan berasal dari pemasok pihak ketiga yang terdiri atas petani mandiri, koperasi, dan perusahaan perkebunan di sekitar wilayah operasional. Perseroan juga bermitra dengan 113 pemasok TBS di Kalimantan Tengah, yang terdiri dari 77 petani mandiri, 1 koperasi, 1 perusahaan perkebunan (CV), dan 34 kebun kemitraan.
Melalui kemitraan yang berkelanjutan, MKTR mendukung peningkatan kapasitas, penerapan praktik budidaya yang baik, serta kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi petani dan Perseroan.